Jumat, 07 Januari 2011

Hydra Thera

TIDAK SEMUA AIR DICIPTAKAN SAMA
HYDRA THERA (juga EQUIL) merupakan satu-satunya produk di Indonesia, yang merupakan
100% air alami yang dibotolkan TANPA melalui proses pengolahan fisik atau kimiawi apa pun untuk memanipulasi mutu airnya. Ini artinya air sudah layak minum dari sumbernya, sehingga tidak lagi diperlukan proses pengolahan apapun. 90 jenis cemaran dalam air minum yang menjadi sasaran penelitian US-EPA (PCB, THM, pestisida, bahan kimiawi organik/inorganik, hydrocarbon, dll) tidak terdeteksi pada EQUIL, sesuai analisa National Testing Lab USA yang memiliki alat untuk mendeteksi cemaran sampai 1 ppb atau satu bagian per-miliar. Hal ini sesuai dengan persyaratan Codex Alimentarius Commission juga EU Directives untuk Natural Mineral Water, sebagaimana juga dianut oleh Standar Nasional Indonesia/SNI untuk Air Mineral Alami.

Tentunya hal ini sangatlah berbeda dengan produk Air Minum Dalam Kemasan/AMDK, standarnya pun dibedakan. Codex memiliki standar untuk kategori "Packaged/Bottled Drinking Water (Other than Natural Mineral Water)". SNI juga memiliki standar untuk Air Minum Dalam Kemasan, yang mendefinisikan Air Minum Dalam Kemasan sebagai air baku yang telah diproses, dikemas, dan aman diminum.

 
INVESTASI UNTUK TUBUH SEHAT
Dengan kondisi lingkungan yang semakin terpolusi oleh cemaran industri, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan pada lahan pertanian/perkebunan, serta kurangnya pemeliharaan lingkungan, menyebabkan sulitnya menemukan sumber air yang benar-benar berkualitas dan masih 'suci'. Oleh karena itu, beragam jenis teknologi pengolahan air diciptakan dan diaplikasikan untuk menghasilkan air yang aman dikonsumsi. Sayangnya, proses pengolahan air umumnya menggunakan berbagai jenis bahan kimia, salah satu yang paling umum adalah Chlorine, yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan di kemudian hari (informasi terlampir).

Sumber mata air yang masih 'suci' dan layak dikonsumsi semakin jarang ditemukan dan sangatlah langka. Layaknya bahan makanan organik yang pertumbuhan/perkembangannya sesuai dengan kodratnya dan secara alami, tanpa kontaminasi bahan-bahan kimiawi, begitu pun juga HYDRA THERA. Inilah investasi untuk tubuh sehat kita.

HYDRA THERA dikhususkan untuk konsumsi pribadi secara rutin, terutama bagi :
- yang sedang menjalani terapi,
baik terapi secara alami (seperti akupuntur, aromaterapi, dll), terapi herbal, maupun fisioterapi, agar proses terapi lebih optimal;
- yang sedang dalam tahap penyembuhan, agar daya tahan tubuh meningkat sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan;
- ibu hamil, supaya janin tidak terpapar dengan kontaminasi/cemaran kimia berbahaya dari hasil proses pengolahan air maupun cemaran alam, juga karena cairan pelindung pertumbuhan & perkembangan bayi (air ketuban) bahan dasarnya adalah air, serta agar daya tahan tubuh sang ibu baik selama kehamilan supaya tidak mudah terjangkit penyakit, terutama virus atau bakteri yang dapat mempengaruhi kondisi janin;
- ibu menyusui, karena air susu ibu bahan dasarnya adalah air dan air susu ibu menjadi asupan utama & terbaik untuk bayi, kualitas air harus benar-benar diperhatikan, karena daya tahan tubuh bayi masih sangat rentan terhadap kontaminasi serta cemaran (contoh Nitrate yang dapat mengakibatkan Blue Baby Syndrome)
- para lansia karena umumnya sudah terjadi penurunan fungsi organ-organ tubuhnya, maka diperlukan air yang berkualitas baik agar dapat tetap menghidrasi organ-organ dengan baik agar kondisinya masih dapat dipertahankan
- yang menjalankan pola hidup organik, agar makanan organik yang dikonsumsi tidak sia-sia karena diedarkan dengan air yang 'organik' pula

jika tubuh dalam kondisi yang terhidrasi dengan baik, TANPA kekhawatiran akan gangguan kesehatan lain yang mungkin terjadi hasil proses pengolahan air;


AIR MINERAL ALAMI
Kandungan mineral yang ada pada air (mineral anorganik) dibutuhkan oleh tubuh dan tidak tergantikan oleh makanan atau suplemen. Namun juga harus diperhatikan agar tidak melampaui standar yang ditentukan, baik dari segi rasa maupun efek samping bagi kesehatan.
HYDRA THERA memiliki kandungan mineral yang alami (tanpa ditambahkan ataupun dikurangi) yang tercantum pada label botolnya, dan komposisinya tergolong ringan, dengan kandungan mineral anorganik yang seimbang dan dalam ukuran yang cukup (ada, tapi tidak berlebihan).

Namun ada juga kandungan mineral yang sebaiknya dihindari, contoh kandungan Nitrate (NO3), yang dapat timbul akibat penggunaan pupuk kimia di sekitar sumber air. Nitrate adalah karsinogen (pencetus kanker), yang menurut National Cancer Institue/NCI jika dikonsumsi lebih dari 10 mg/liter dalam jangka waktu panjang, beresiko 2x lebih besar mencetus kanker kelenjar getah bening/Non-Hodgkin Lymphoma. Nitrate juga sangat dihindari untuk konsumsi bayi karena dapat mengakibatkan Baby Blue Syndrome/Methemoglobinemia. Informasi dapat dibaca di dokumen "Nitrate" terlampir. Kandungan Nitrate pada HYDRA THERA tidak terdeteksi (Not Detected/ND) pada level terkecil yang bisa dideteksi oleh laboratorium khusus air, atau < 0.2 mg/l.

Perpaduan kandungan mineral yang seimbang dan cenderung ringan, yang membentuk karakter rasa air HYDRA THERA yang light, smooth dan harmonious.
Dengan rasa yang menyenangkan dan disukai oleh indera perasa kita, akan sangat mempengaruhi jumlah air yang kita konsumsi untuk mencukupi kebutuhan tubuh akan air sehari-hari. Karena jika asupan air tidak mencukupi (dehidrasi ringan) dan telah terjadi dalam waktu yang lama, dapat mempercepat terjadinya penuaan (premature aging) pada organ-organ tubuh kita sehingga dapat memicu timbulnya gejala penyakit degeneratif seperti diabetes, kolesterol, tekanan darah tinggi, dll. Informasi mengenai manfaat air (lebih dari sekedar menghilangkan haus) dapat dibaca pada Majalah Nirmala edisi Desember 2009 (hal. 47).



HYDRA THERA
Especially for Natural Therapeutic Practitioner
www.hydrathera.com
informasi lebih lanjut nantikan di tulisan berikutnya.
pemesanan hub : 0852 6077 5796

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar